Inilah Senarai 14 Nama Korban Lion Air JT 610 Yang Dikenalpasti.

| November 4, 2018 | 0 Comments

Inilah Senarai 14 Nama Korban Lion Air JT 610 Yang Dikenalpasti. | Khalifah Media Networks – Sebanyak 14 jenazah yang terkorban nahas jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang dievakuasi Tim SAR selama tujuh hari, berhasil diidentifikasi. Daftar 14 korban Lion Air yang teridentifikasi tersebut diumumkan ke publik secara bertahap.

Pemeriksaan untuk identifikasi mengacu pada data primer, yakni sidik jari dengan kecocokan dengan kecocokan 12 titik, gerigi gigi dan sampel DNA yang ditambah oleh data sekunder seperti tanda operasi, tato khas, hingga properti yang dipakai korban sebagai penguat pemeriksaan.

“Jenazah bisa teridentifikasi itu pertama berdasarkan data primer, yakni sidik jari, gerigi gigi dan DNA. Setelah itu tanda sekunder yaitu tanda medis, contohnya tato, bekas operasi hingga properti yang digunakan korban dan dicocokkan dengan data antemortem dari keluarga dan data dari pihak lain. Ini jadi pedoman sesuai DVI Polri,” kata Kepala Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Kombes Pol Musyafak, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Senin, 5 November 2018.

Berikut daftar 14 penumpang Lion Air yang berhasil teridentifikasi:

– Jannatun Cintya Dewi, perempuan 24 tahun, teridentifikasi lewat sidik jari tangan kanan.

– Candra Kirana, pria 29 tahun, teridentifikasi dari tanda medis dan properti korban.

– Monni, perempuan 41 tahun, teridentifikasi dari tanda medis.

– Hizkia Jorry Saroinsong, pria 23 tahun, teridentifikasi dari sidik jari dan tanda medis.

– Endang Sri Bagusnita, perempuan 20 tahun, teridentifikasi dari sidik jari dan tanda medis.

– Wahyu Susilo, pria 31 tahun, teridentifikasi dari tanda medis dan properti korban.

– Fauzan Azima, pria 25 tahun, teridentifikasi dari sidik jari dan tanda medis.

– Rohmanir Pandi Sagala, pria 23 tahun, teridentifikasi dari sidik jari dan tanda medis.

– Dodi Junaidi, pria 40 tahun teridentifikasi dari sampel DNA.

– Muhammad Nasir, pria 29 tahun, teridentifikasi dari sampel DNA.

– Janry Efriyanto Sianturi, pria 26 tahun, teridentifikasi dari sampel DNA dan tanda medis.

– Karmin, pria 68 tahun, teridentifikasi dari sampel DNA.

– Hawinoko, pria 54 tahun, teridentifikasi dari sampel DNA.

– Verian Utama, pria 31 tahun, teridentifikasi dari sampel DNA.

14 jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air memang jauh di bawah jumlah total penumpang manifes yang berjumlah 189 penumpang. Tim DVI mengakui banyak tantangan dalam proses identifikasi jenazah korban.

Kepala Bidang DVI Polri Kombes Pol Lisda Cancer mencontohkan tidak semua jenazah korban kecelakaan Lion Air itu dievakuasi dalam keadaan utuh, bahkan beberapa di antaranya memiliki ukuran minimal dan tidak bisa diperiksa rahang gigi dan sidik jarinya.

“Akhirnya harus diperiksa melalui sampel DNA. Namun itu kan tidak bisa sebentar, minimal membutuhkan waktu empat sampai lima hari,” katanya.

Selain itu, waktu semakin molor karena di dalam kantong jenazah korban juga ada kemungkinan tercampur dengan jenazah lainnya, sehingga dibutuhkan pemisahan lebih dulu.

Namun, tim DVI menyebut data sekunder korban seperti tanda medis dan properti yang digunakan ketika berangkat juga bisa menjadi salah satu acuan jika data primer lainnya tidak bisa diperiksa, dengan catatan data tersebut harus sangat khas.

Kendati begitu, kata Lisda, timnya berpegang pada data primer, yakni DNA, baik dari sel tubuh atau yang tertinggal pada barang-barang korban seperti sisir dan sikat gigi dalam mengidentifikasi korban.

“Tapi DNA yang kami pegang, karena sangat meyakinkan. Namun lagi-lagi ini tidak sebentar, kami mengharapkan keluarga juga bersabar dan terus berdoa,” tuturnya.

Sementara, pemerintah telah memperpanjang waktu evakuasi selama tiga hari, terhitung mulai Senin (5/11). Dengan sisa waktu evakuasi yang akan selesai dalam tiga hari mendatang, tim DVI Polri berharap 175 jenazah korban yang belum teridentifikasi bisa dituntaskan.

Kredit : Riau Online

PALING POPULAR BULAN INI .. JOM BACA !!

Tags: , , ,

Category: kemalangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *